Memahami dan Menikmati Reksa Dana (2)

Kunci utama dalam berinvestasi adalah selalu mengingat bahwa dalam investasi ada istilah “High Risk – High Return, Low Risk – Low Return”. Artinya dalam tiap investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi selalu terkandung risiko yang tinggi, sebaliknya jika risiko investasi rendah akan menghasilkan imbal hasil investasi yang juga rendah. Untuk menyiasati hal ini, kita perlu memahami produk investasi apa yang akan kita beli. Sehingga kita dapat mengkombinasikannya dalam alokasi yang tepat sesuai jenis Reksa dananya untuk memaksimalkan keuntungan sekaligus meminimalkan kerugiannya.

Dalam artikel minggu lalu, telah dibahas pentingnya memahami reksa dana sebelum memutuskan berinvestasi, sehingga nantinya anda dapat dengan nyaman menikmati keuntungannya.

Tahapan pertama yang penting anda lakukan sebagai calon investor adalah mengenali profil risiko anda yang telah kita bahas dalam artikel minggu lalu.
Tahap selanjutnya adalah: Mengenali Jenis-jenis Reksa dana sesuai profil risiko dan jangka waktu investasi.

Jika kita memiliki kebutuhan keuangan dalam waktu kurang dari satu tahun seperti membayar uang cicilan asuransi, sebaiknya ditempatkan di reksa dana Pasar Uang saja, karena risikonya kecil. Tentunya imbal hasilnya pun kecil karena hanya ditempatkan 100% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki risiko terendah namun juga memberikan return yang terbatas.

Jika kebutuhan keuangan anda dalam jangka waktu satu sampai dua atau tiga tahun seperti membeli mobil, membayar uang down payment rumah, sebaiknya ditempatkan di reksa dana Pendapatan Tetap. Dalam mengelola, manajer investasi akan menempatkan sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat hutang. Risiko investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang membuat nilai imbal hasil bagi reksadana jenis ini juga lebih tinggi tapi tetap lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.

Jika kebutuhan keuangan anda masih diperlukan dalam dua tahun yang akan datang seperti liburan, uang pangkal si kecil masuk TK dan lainnya, sebaiknya ditempatkan di reksa dana Campuran. Dimana manajer investasi akan melakukan investasi dalam campuran efek ekuitas dan efek hutang yang berjangka lebih dari satu tahun serta efek pasar uang sehingga dapat mengambil peluang dari setiap pergerakan atas ketiga instrument investasi tersebut. Potensi imbal hasil dan risiko reksadana campuran secara teoritis dapat lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksadana saham.

Jika kebutuhan keuangan anda masih diperlukan dalam 3 tahun ke depan atau bahkan lebih panjang seperti membayar biaya kuliah atau menikahkan anak, makan manfaatkan Reksa dana saham. Manajer investasi akan melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksadana saham berpotensi memberikan pertumbuhan nilai investasi yang paling besar namun juga memberikan potensi risiko yang besar pula.

Besaran masing-masing produk tergantung pada kebutuhan tiap individu, karena kebutuhan membayar uang pangkal sekolah anak, membeli mobil, berlibur, menikahkan anak dan masa pensiun setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, pelajari dulu kebutuhan anda, kapan saat dana dibutuhkan untuk masing-masing kebutuhan itu dan sesuaikan dengan penghasilan anda saat ini.

Belilah beberapa jenis reksadana sesuai jangka waktu kebutuhan investasi anda, dengan ini anda telah menerapkan salah satu kunci sukses investasi yaitu penyebaran risiko sesuai jangka waktu dan kebutuhan investasi:
• Reksadana Pasar uang, untuk investasi jangka pendek (dibawah satu tahun)
• Reksadana Pendapatan Tetap untuk investasi jangka menengah (1 – 3 tahun)
• Reksadana campuran dan saham untuk investasi jangka panjang (lebih dari 3 tahun)

Tahapan selanjutnya adalah teliti membeli reksa dana akan kita bahas di artikel minggu depan.

Happy Investing!!! :)

logo reksadana

Diah Sofiyanti, 17 September 2014

Memahami dan Menikmati Reksa Dana (1)

Pahami dan Nikmati adalah tagline pada logo Reksa dana, tagline ini mengajak masyarakat agar memahami reksa dana sebelum memutuskan berinvestasi, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam perencanaan keuangan mereka dan pengawasan terhadap reksadana yang mereka miliki. Semua ini bertujuan agar masyarakat dapat menikmati hasilnya.

Kata Pahami sendiri dapat diartikan bahwa investor harus mengerti terlebih dahulu produk reksa dana, jenis-jenisnya, potensi keuntungan (imbal hasil) dan potensi kerugian produk reksa dana. Dengan demikian, investor dapat dengan mudah menyusun strategi pemilihan reksa dana untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan mereka.

Sebelum kita membuat keputusan investasi apapun, sebaiknya calon investor mengerti bahwa dalam investasi ada istilah “High Risk – High Return, Low Risk – Low Return”. Artinya dalam tiap investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi selalu terkandung risiko yang tinggi, sebaliknya jika risiko investasi rendah akan menghasilkan imbal hasil investasi yang juga rendah. Untuk menyiasati hal ini, kita perlu memahami produk investasi apa yang akan kita beli. Sehingga kita dapat mengkombinasikannya dalam alokasi yang tepat sesuai jenis Reksa dananya untuk memaksimalkan keuntungan sekaligus meminimalkan kerugiannya.
Tahap pertama yang dapat dilakukan oleh anda sebagai calon investor Reksa dana adalah: Kenali dulu profil risiko anda.
Ada tiga jenis utama profil risiko investor. Ketiganya dapat dikaitkan dengan usia, penghasilan, kebutuhan keuangan dan pengetahuan mengenai instrumen investasi :

Profil Risiko Ciri-ciri Produk Siapa
Konservatif Tidak mau dananya berkurang, menginginkan investasi stabil, tujuan investasi jangka pendek, prioritas utama adalah pendapatan dan kemudahan mencairkan kembali dana investasinya. Produk investasi yang sesuai untuk anda adalah produk kas dan Reksa dana pasar uang Umumnya adalah investor yang baru belajar investasi dan/atau sudah mendekati masa pensiun.
Moderat Sudah bisa menerima jika dana investasi sedikit turun sebagai risiko investasi, tujuan investasi jangka menengah, prioritas utama adalah pendapatan yang terukur dalam jangka menengah dan kemudahan mencairkan kembali dana investasinya Produk yang sesuai adalah produk Reksa dana pendapatan tetap, Reksa dana terproteksi dan Reksa dana campuran. Umumnya adalah investor yang sudah mulai mengenal investasi dan, usia produktif namun belum berani mengambil risiko besar.
Agresif Mencari pertumbuhan yang tinggi atas dana investasi. Memahami bahwa volatilitas tinggi dalam jangka pendek masih dapat diterima dengan tujuan untuk mencari tingkat pertumbuhan yang tinggi dalam jangka panjang. Tujuan investasinya menengah panjang, bukan saja untuk pendapatan namun sebagai cara untuk meningkatkan kekayaan. Lebih berani untuk mengambil risiko turunnya dana investasi Produk investasi yang sesuai adalah Reksa dana campuran dan Reksa dana saham.
Umumnya adalah investor yang sudah terbiasa dengan investasi dan masih usia produktif

Dengan mengenali profil risiko anda, anda dapat mulai merencanakan jenis-jenis Reksa dana apa yang akan anda amati. Jika profil risiko anda konservatif, sebaiknya hindari dulu jenis reksa dana dengan imbal hasil yang tinggi seperti Reksa dana saham, karena risiko kenaikan dan penurunan investasi anda akan sangat meresahkan anda.

Jika profil risiko anda moderat, mulailah mempelajari jenis reksa dana Pasar uang, Reksa dana Pendapatan tetap dan Reksa dana Campuran

Jika profil risiko anda agresif, anda dapat menambahkan jenis Reksa dana saham untuk anda pelajari selain jenis reksa dana Pasar uang, Reksa dana Pendapatan tetap dan Reksa dana Campuran

Tahapan selanjutnya adalah Kenali jenis-jenis Reksa dana akan kita bahas di artikel minggu depan.

Happy Investing!!!

logo reksadana

Oleh : Diah Sofiyanti, 10 September 2014

Peluang Investasi Pada Perkembangan Infrastruktur

Download PDF 2014 merupakan tahun yang cukup menentukan bagi perekonomian Indonesia. Mengapa demikian? Karena di tahun inilah ditentukan Kepala Negara yang akan menjalani masa bakti 5 tahun ke depan, beserta aparat administrasi eksekutif negara yang akan menentukan rangkaian kebijakan pada periode tersebut. Kebijakan yang proaktif, khususnya di sektor infrastruktur mutlak diperlukan, untuk mencapai target rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 7% per tahun sampai tahun 2030. Melalui MP3EI, pemerintah membentuk kerangka perencanaan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan PDB hingga USD 4,5 triliun pada tahun 2025 dan mencatatkan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar ke-12 di dunia. Oleh: Yoga Prakasa Baca pos ini lebih lanjut

Rencanakan Keuangan Masa Pensiun Anda

Banyak pensiunan yang menjerit karena merasa tidak cukup menjalani hari tua dengan hanya berbekal uang pensiun yang diterima setiap bulannya dari kantor. Hal ini disebabkan karena masih banyaknya masyarakat Indonesia yang buta dengan Investasi. Merasa harus dengan biaya yang besar untuk memulai investasi, membuat masyarakat takut untuk memulai berinvestasi. Padahal pada kenyataannya adalah tidak ! Berinvestasi di Reksa Dana dapat dimulai dari [B]Rp100.000.
[/B]
Kenapa memilih instrumen Reksa Dana sebagai alternatif berinvestasi?

Karena Reksa Dana sangat cocok bagi anda yang sibuk, tidak memiliki banyak waktu dalam mengelolanya, karena pihak Manajer Investasi akan membantu dalam mengelola investasi untuk mencapai tujuan investasi anda dan sekarang ini pun semua transaksi sudah bisa dilakukan secara [B]online[/B]. Jenis Reksa Dana yang beragam, semakin memudahkan anda dalam memilih produk sesuai dengan tujuan dan Profil Risiko anda. Bagi Anda yang belum mengetahui tipe Profil Risiko, silahkan cek di sini.

Utk memenuhi kekurangan Dana Pensiun yg diterima dari kantor, pertama-tama rancang Dana Pensiun yang kita butuhkan nanti, kemudian rutinlah berinvestasi agar tujuan Pensiun yg bahagia dapat terwujud.

Bagi Anda yang ingin mencoba berhitung mempersiapkan Dana Pensiun, silahkan hitung di sini.

Mulailah berinvestasi sejak dini dan rutin, agar tujuan Anda dapat terpenuhi tepat pada waktunya.. Salam Investasi :)

Untuk belajar investasi klik http://www.investasireksadanaonline.com

Market Review 22 August 2014

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup naik dengan kisaran 0.12% sd 0.36 %. Dow Jones(17039), SP(1992), Nasdaq(4532)
Bursa saham Eropa ditutup naik dengan kisaran 0.33% sd 1.23%.
Driver:
• Tingkat jobless claim turun 14.000 dibanding minggu lalu ke level 298K, dibanding minggu lalu di level 313K
• Manufacturing Purchasing Manager Index US naik le level 58 di bulan Agustus atau level tertinggi sejak April 2010, dibanding bulan Juli di 55.8
• Existing Home Sales US Juli naik di level 5.15 M lebih baik dari bulan lalu di level 5.04M
• PMI Zona Euro Agustus di level 52.8, di bawah ekspektasi analis di 53.4.
• Markit France Composite PMI Agustus di level 50 diatas ekpektasi analis di level 49.6
• Markit German Composite PMI Agustus di level 54.9 diatas ekspektasi analis di 54.6

2. DOMESTIC
IHSG ditutup naik 0,3% ke posisi 5206 pada penutupan perdagangan Kamis kemarin. Penguatan IHSG kemarin terdorong euforia pelaku pasar yang telah mengantisipasi bahwa Mahkamah Konstitusi akan menolak gugatan pasangan Capres no 1. Secara Teknikal IHSG telah menembus batas resisten di level 5200, dimana level tertinggi di 5214 pada 20 Mei 2013. Hal yang ditunggu para pelaku pasar setelah resmi nya pasangan Capres no.2 terpilih ialah mengenai susunan kabinet yang nanti akan dibentuk, jika kabinet yang dibentuk sesuai harapan para pelaku pasar maka penguatan indeks diharapkan akan terus meningkat.

Market Outlook :
Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan secara resmi menolak gugatan Capres no1, maka dengan ini telah resmi pasangan Capres no2 yang terpilih menjadi presiden dan wakil presiden untuk 5 tahun kedepan. Di harapkan susunan kabinet yang nanti terbentuk bisa sesuai dengan ekpektasi para pelaku pasar, sehingga penguatan indeks nantinya bisa semakin meningkat.

Rupiah terhadap dollar AS masih memiliki volatilitas tinggi,
Untuk jangka panjang ke depan setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, kondisi variabel makroekonomi Indonesia dihaapkan akan dapat lebih baik ,

Market Review 20 August 2014

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup naik dengan kisaran 0.43% sd 0.5%. Dow Jones(16919.59), SP(1981.6), Nasdaq(4527.51)
Bursa saham Eropa ditutup positif dengan kisaran 0.56% sd 0.96%.
Driver:
• Tingkat inflasi US bulan MoM Juli sesuai ekspektasi analis di level 0.1%
• Berkurangnya tensi ketegangan Rusia – Ukraina
• UK inflation Juli YoY di level 1.6% lebih rendah dari ekspektasi di level 1.8%
• Housing Starts US bulan Juli di level 1093 K diatas ekspektasi analis di level 965 K

2. DOMESTIC
IHSG ditutup naik 0,1% ke posisi 5165 pada penutupan perdagangan hari Selasa 19 Agustus 2014 lalu. Penguatan IHSG kemarin didukung dengan penguatan dari sektor properti (0.7%), perkebunan (0.5%) dan dasar (0.1%). Pelaku pasar masih menunggu menjelang keputusan MK mengenai gugatan pilpres tanggal 21 Agustus 2014. Pada tanggal 19 Agustus 2014 dilakukan lelang SUN untuk seri SPN12150611 dimana total penawaran yang masuk sebesar Rp 2.03 T jumlah yang diserap RP0.8T bid to cover 2.54x; SPN12150806 penawaran yang masuk Rp 3.78T jumlah yang diserap Rp 2T bid to cover 1.89x; FR0070 penawaran yang masuk Rp 5.6T jumlah yang diserap Rp 5.15 T 1.09x; FR0071 penawaran yang masuk Rp 2.6T jumlah yang diserap Rp 1.85T bid to cover 1.44x; FR0068 penawaran yang masuk Rp 7.57T jumlah yang diserap Rp 5.2T bid to cover 1.46x. Total penawaran yang masuk dari kelima seri tsb Rp21.6T jumlah total yang diserap Rp 15T, bid to cover 1.44x.

Market Outlook:
Dalam jangka pendek, ekspektasi adanya peningkatan volatilitas di pasar mengingat masih harus melihat situasi politik menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 21 Agustus 2014.
Namun segera setelah hasil MK tersebut keluar, diharapkan ke depannya sudah tidak ada lagi ketidakpastian, sehingga kita bisa prediksikan, kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia.

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup positif dengan kisaran 0.97% sd 1.06%. DJIA (16,838.74), SP (1,971.74), Nasdaq (4,508.31). Nasdaq mencapai level tertinggi sejak Maret 2000.
Bursa saham Eropa ditutup flat cenderung positif dengan kisaran 0.78% sd 1.68%.
Driver:
Ketegangan geopolitikal issue yang mereda:- Senin kemarin Russia menyatakan bahwa segala isu berhubungan dengan pengirimin konvoi bantuan ke Ukraina telah diselesaikan.

2. DOMESTIC
IHSG kemarin ditutup flat cenderung positif 0.15% ke level 5,156.75
Tidak terdorong oleh faktor fundamental. Cenderung wait and see akan hasil pengajuan gugatan ke MK tanggal 22 Agustus 2014 ini.
USD IDR: 11,687
Gov Bond 10Y: 8.256 Foreign ownership: Rp 405tn
CDS 10Y: 212.230

Market Outlook:
Secara long term ekspektasi fundamental Indonesia akan terus membaik namun secara short term ekspektasi volatilitas masih berpotensi terjadi di pasar mengingat masih harus melihat situasi menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Namun disaat sudah ada hasil dan tidak ada uncertainty lagi , ekspektasi kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.790 pengikut lainnya.