Market Review 22 August 2014

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup naik dengan kisaran 0.12% sd 0.36 %. Dow Jones(17039), SP(1992), Nasdaq(4532)
Bursa saham Eropa ditutup naik dengan kisaran 0.33% sd 1.23%.
Driver:
• Tingkat jobless claim turun 14.000 dibanding minggu lalu ke level 298K, dibanding minggu lalu di level 313K
• Manufacturing Purchasing Manager Index US naik le level 58 di bulan Agustus atau level tertinggi sejak April 2010, dibanding bulan Juli di 55.8
• Existing Home Sales US Juli naik di level 5.15 M lebih baik dari bulan lalu di level 5.04M
• PMI Zona Euro Agustus di level 52.8, di bawah ekspektasi analis di 53.4.
• Markit France Composite PMI Agustus di level 50 diatas ekpektasi analis di level 49.6
• Markit German Composite PMI Agustus di level 54.9 diatas ekspektasi analis di 54.6

2. DOMESTIC
IHSG ditutup naik 0,3% ke posisi 5206 pada penutupan perdagangan Kamis kemarin. Penguatan IHSG kemarin terdorong euforia pelaku pasar yang telah mengantisipasi bahwa Mahkamah Konstitusi akan menolak gugatan pasangan Capres no 1. Secara Teknikal IHSG telah menembus batas resisten di level 5200, dimana level tertinggi di 5214 pada 20 Mei 2013. Hal yang ditunggu para pelaku pasar setelah resmi nya pasangan Capres no.2 terpilih ialah mengenai susunan kabinet yang nanti akan dibentuk, jika kabinet yang dibentuk sesuai harapan para pelaku pasar maka penguatan indeks diharapkan akan terus meningkat.

Market Outlook :
Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan secara resmi menolak gugatan Capres no1, maka dengan ini telah resmi pasangan Capres no2 yang terpilih menjadi presiden dan wakil presiden untuk 5 tahun kedepan. Di harapkan susunan kabinet yang nanti terbentuk bisa sesuai dengan ekpektasi para pelaku pasar, sehingga penguatan indeks nantinya bisa semakin meningkat.

Rupiah terhadap dollar AS masih memiliki volatilitas tinggi,
Untuk jangka panjang ke depan setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, kondisi variabel makroekonomi Indonesia dihaapkan akan dapat lebih baik ,

Market Review 20 August 2014

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup naik dengan kisaran 0.43% sd 0.5%. Dow Jones(16919.59), SP(1981.6), Nasdaq(4527.51)
Bursa saham Eropa ditutup positif dengan kisaran 0.56% sd 0.96%.
Driver:
• Tingkat inflasi US bulan MoM Juli sesuai ekspektasi analis di level 0.1%
• Berkurangnya tensi ketegangan Rusia – Ukraina
• UK inflation Juli YoY di level 1.6% lebih rendah dari ekspektasi di level 1.8%
• Housing Starts US bulan Juli di level 1093 K diatas ekspektasi analis di level 965 K

2. DOMESTIC
IHSG ditutup naik 0,1% ke posisi 5165 pada penutupan perdagangan hari Selasa 19 Agustus 2014 lalu. Penguatan IHSG kemarin didukung dengan penguatan dari sektor properti (0.7%), perkebunan (0.5%) dan dasar (0.1%). Pelaku pasar masih menunggu menjelang keputusan MK mengenai gugatan pilpres tanggal 21 Agustus 2014. Pada tanggal 19 Agustus 2014 dilakukan lelang SUN untuk seri SPN12150611 dimana total penawaran yang masuk sebesar Rp 2.03 T jumlah yang diserap RP0.8T bid to cover 2.54x; SPN12150806 penawaran yang masuk Rp 3.78T jumlah yang diserap Rp 2T bid to cover 1.89x; FR0070 penawaran yang masuk Rp 5.6T jumlah yang diserap Rp 5.15 T 1.09x; FR0071 penawaran yang masuk Rp 2.6T jumlah yang diserap Rp 1.85T bid to cover 1.44x; FR0068 penawaran yang masuk Rp 7.57T jumlah yang diserap Rp 5.2T bid to cover 1.46x. Total penawaran yang masuk dari kelima seri tsb Rp21.6T jumlah total yang diserap Rp 15T, bid to cover 1.44x.

Market Outlook:
Dalam jangka pendek, ekspektasi adanya peningkatan volatilitas di pasar mengingat masih harus melihat situasi politik menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 21 Agustus 2014.
Namun segera setelah hasil MK tersebut keluar, diharapkan ke depannya sudah tidak ada lagi ketidakpastian, sehingga kita bisa prediksikan, kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia.

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup positif dengan kisaran 0.97% sd 1.06%. DJIA (16,838.74), SP (1,971.74), Nasdaq (4,508.31). Nasdaq mencapai level tertinggi sejak Maret 2000.
Bursa saham Eropa ditutup flat cenderung positif dengan kisaran 0.78% sd 1.68%.
Driver:
Ketegangan geopolitikal issue yang mereda:- Senin kemarin Russia menyatakan bahwa segala isu berhubungan dengan pengirimin konvoi bantuan ke Ukraina telah diselesaikan.

2. DOMESTIC
IHSG kemarin ditutup flat cenderung positif 0.15% ke level 5,156.75
Tidak terdorong oleh faktor fundamental. Cenderung wait and see akan hasil pengajuan gugatan ke MK tanggal 22 Agustus 2014 ini.
USD IDR: 11,687
Gov Bond 10Y: 8.256 Foreign ownership: Rp 405tn
CDS 10Y: 212.230

Market Outlook:
Secara long term ekspektasi fundamental Indonesia akan terus membaik namun secara short term ekspektasi volatilitas masih berpotensi terjadi di pasar mengingat masih harus melihat situasi menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Namun disaat sudah ada hasil dan tidak ada uncertainty lagi , ekspektasi kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Market Review 18 August 2014

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup mix dengan kisaran -0.01% sd 0.27%. Dow Jones(16662.91), SP(1955.06), Nasdaq(4464)
Bursa saham Eropa ditutup cenderung negatif dengan kisaran -1.44% sd 0.06%.
Driver:
• Masih tingginya tensi ketegangan Rusia –Ukraina, setelah Jumat kemarin militer Ukraina menghancurkan sebagian artileri Rusia yang masuk perbatasan Ukraina bagian Timur
• Industrial Production MoM US di level 0.4% di atas ekspektasi analis di level 0.3%
• Producer Price Index US di level 0.1% sesuai ekspektasi analis 0.1%

2. DOMESTIC
IHSG ditutup melemah 0,13% ke posisi 5148,96 pada penutupan perdagangan hari Kamis 15 Agustus 2014 lalu. Pelemahan ini akibat aksi profit taking para investor mengingat masih minimnya sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri. Jumat kemarin kurs tengah Rupiah terhadap dollar meningkat 0.22% ke level Rp 11.693 salah satunya dipicu akibat rilis data ekonomi domestik dimana cadangan devisa Indonesia meningkat dari bulan sebelumnya ke level US$110.5 juta.

Market Outlook:
Dalam jangka pendek, memang ekspektasi akan ada peningkatan volatilitas di pasar mengingat masih harus melihat situasi politik menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 22 Agustus 2014.
Namun segera setelah hasil MK tersebut keluar, diharapkan ke depannya sudah tidak ada lagi ketidakpastian, sehingga bisa prediksikan, kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Untuk jangka panjang setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, ke depannya kondisi variabel makroekonomi Indonesia akan dapat lebih baik , seiring dengan jajaran pemerintahan yang baru.

1. GLOBAL
Bursa saham AS ditutup positif dengan kisaran 0.37% sd 0.43%. DJIA (16713.58), SP (1955.18), Nasdaq (4453.00)
Bursa saham Eropa ditutup flat cenderung positif dengan kisaran -0.09% sd 0.43%.
Driver:
Ketegangan geopolitikal issue yang mereda:-
– Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan pertumpahan darah di Ukraina.

2. DOMESTIC
IHSG kemarin ditutup melemah -0.25% ke level 5,155.55
Data Fundamental:
– BI rate tetap di 7.5% sesuai ekspektasi. Masih
– Current Account deficit Q2 2014 -$9.1B (-4.27% of GDP) vs Q1 2014 -$4.1B (-2.05% of GDP)
Secara historikal deficit CA melebar pada Q2 setiap tahunnya akibat dari kegiatan repatriasi dividen pada tengah tahun dan akan membaik pada Q3 dan Q4.
USD IDR: 11,688
Gov Bond 10Y: 8.212
Defisit quarter ini juga karena terdorong oleh faktor seasonal kegiatan impor minyak yang meningkat untuk memenuhi kebutuhan mudik lebaran Juli 2014. Ke depannya diekspektasikan membaik, target BI untuk 2014 CAD -2.95 of GDP.

Market Outlook:
Secara long term ekspektasi akan fundamental Indonesia akan terus membaik namun secara short term ekspektasi akan volatilitas masih berpotensi terjadi di pasar mengingat masih harus melihat situasi menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 22 Agustus 2014.
Namun jika sudah ada hasil dan tidak ada uncertainty lagi , ekspektasi kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi ke depannya.
Rupiah terhadap dollar AS masih di level yang cenderung tinggi
Untuk jangka panjang setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, ekspektasi ke depannya kondisi variabel makroekonomi Indonesia akan dapat lebih baik.

Market Review 13 August 2014

1. GLOBAL

Bursa saham AS ditutup negatif dengan kisaran -0.27% sd -0.06%. DJIA (16560.54), SP (1933.75), Nasdaq (4389)

Bursa saham Eropa ditutup negatif dengan kisaran -1.21% sd -0.01%.

Driver:

- Penurunan harga saham – saham energi di US akibat penurunan harga minyak mentah Brent turun 0.75% ke level $103.9/barrel dan harga minyak WTI turun 0.84% ke US$97.26.

- ZEW Survey Current Situation Jerman di level 44.3 dibawah ekspektasi analis di level 54

- ZEW Survey Expectation Jerman di level 8.6 dibawah ekspektasi analis di level 17

2. DOMESTIC

IHSG kemarin ditutup menguat 0.37% ke level 5,132.39. Asing net buy 425 bio

Driver:

- Terdorong sentimen global akan meredanya ketegangan geopolitical tension.

- Sentimen regional , surplus neraca Perdagangan China di level US $47.3 B, lebih baik dari ekspektasi analis di level US$ 27.4 B

- Sentimen terhadap politik Indonesia terkait gugatan pilpres mulai mereda.

Market Outlook:

Secara short term ekspektasi akan volatilitas masih berpotensi terjadi di pasar mengingat masih harus melihat situasi menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 22 Agustus 2014.

Namun jika sudah ada hasil dan tidak ada uncertainty lagi , ekspektasi kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Untuk jangka panjang setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, ekspektasi ke depannya kondisi variabel makroekonomi Indonesia akan dapat lebih baik.

Market Review 13 August 2014

1. GLOBAL

Bursa saham AS ditutup negatif dengan kisaran -0.27% sd -0.06%. DJIA (16560.54), SP (1933.75), Nasdaq (4389)

Bursa saham Eropa ditutup negatif dengan kisaran -1.21% sd -0.01%.

Driver:

- Penurunan harga saham – saham energi di US akibat penurunan harga minyak mentah Brent turun 0.75% ke level $103.9/barrel dan harga minyak WTI turun 0.84% ke US$97.26.

- ZEW Survey Current Situation Jerman di level 44.3 dibawah ekspektasi analis di level 54

- ZEW Survey Expectation Jerman di level 8.6 dibawah ekspektasi analis di level 17

2. DOMESTIC

IHSG kemarin ditutup menguat 0.37% ke level 5,132.39. Asing net buy 425 bio

Driver:

- Terdorong sentimen global akan meredanya ketegangan geopolitical tension.

- Sentimen regional , surplus neraca Perdagangan China di level US $47.3 B, lebih baik dari ekspektasi analis di level US$ 27.4 B

- Sentimen terhadap politik Indonesia terkait gugatan pilpres mulai mereda.

Market Outlook:

Secara short term ekspektasi akan volatilitas masih berpotensi terjadi di pasar mengingat masih harus melihat situasi menjelang diumumkannya hasil pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 22 Agustus 2014.

Namun jika sudah ada hasil dan tidak ada uncertainty lagi , ekspektasi kedepannya kegiatan government spending maupun investment akan kembali berjalan dengan baik sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Untuk jangka panjang setelah ditetapkannya pasangan Jokowi – Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, ekspektasi ke depannya kondisi variabel makroekonomi Indonesia akan dapat lebih baik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.761 pengikut lainnya.